http://bit.ly/3Jdn6lW
Ibu dalam Sebutan-Sebutan
Ibu dan Jari Sumber:Copilot-AI Dalam rangka Hari Ibu , puisi ini mencoba membaca ulang sebutan-sebutan yang melekat pada kata “ibu”—dari jari hingga pertiwi. Sebuah renungan kecil tentang kasih, simbol, dan kehadiran yang tak pernah selesai disebut. “Apa beda ibu jari dan ibu kota ?” Jari manis bertanya lirih pada kelingking , menggigil dalam renungan, mencari arti yang tersembunyi. Jari tengah , bijaksana dalam diam, berbisik pelan: “Aku heran, mengapa tiada sebutan bapak ?” Mereka tegak seperti prajurit, berbaris dalam kewaspadaan yang sunyi. Telapak mengulurkan jemari , mengusap ibu jari, yang tetap tenang, agung dalam kediaman. “Tak mudah menyentuhmu,” ucap mereka serempak, namun ibu jari hanya mengusap lembut, menjawab dengan keteduhan tanpa keluh. “Kami sulit menggapaimu,” telunjuk menggumam penuh rindu. Jari manis membisu, mengisyaratkan kesenyapan, sementara telunjuk menunjuk, mengalunkan sebutan ibu—lambang kehangatan. Bukankah ibu penuh julukan,...
Komentar
Posting Komentar