Kata yang Lelah
Di ujung malam, kata-kata merintih,
diperas waktu hingga kering nadinya.
Berbaris tanpa urut,
seperti pasukan kehilangan komando.
Mereka ingin lari,
menyelinap ke celah sunyi,
bukan menjadi kilau palsu di mata serakah,
bukan duri dingin yang menusuk tanpa suara.
Kata hanyalah desir,
mencari dada bening untuk berlabuh.
Untuk tulisan lain silahkan buka:
https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com
https://www.kompasiana.com/yusufachmad7283/dashboard/write
https://www.instagram.com/yusufachmad2018/?hl=en
https://web.facebook.com/profile.php?id=61559794614211
Suaraanaknegerinews.com
https://medium.com/@yusufachmad2018
https://flipboard.com/@yusufachmad4bpu/bilintention-puisi-refleksi-atau-bilintention-literasi-sosial-spiritual-7barjr9ly

Komentar
Posting Komentar